Untuk Segenap Masyarakat Kab.Pesisir Selatan, Pengadilan Negeri Painan Mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah puasa 1441 H

PENGAJIAN BULANAN PENGADILAN NEGEI PAINAN MARET 2020

Salido – Jum’at, tanggal 13 Maret 2020 bertempat di Mushalla Al Mizan Pengadilan Negeri Painan, dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menambah pengetahuan tentang agama bagi keluarga besar Pengadilan Negeri Painan, diadakan kegiatan pengajian bulanan.

            Kegiatan pengajian ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Dodi Asmara, Mahasiswa STAI Balai Selasa yang sedang melaksanakan kegiatan Magang di Pengadilan Negeri Painan dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pengadilan Negeri Painan, Bapak Muhamad Fauzan Haryadi, S.H., M.H.. Dalam sambutannya, Bapak Muhamad Fauzan Haryadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini merupakan kegiatan pengajian pertama yang dilaksanakan setelah beliau dilantik menjadi Ketua Pengadilan Negeri Painan dan Insya Allah ke depannya akan rutin dilaksanakan setiap bulannya. Lebih lanjut, Bapak Muhamad Fauzan Haryadi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini sangat penting sebagai makanan bagi rohani. Ibarat bunga yang untuk mekar butuh air, begitupun rohani, rohani juga butuh makanan yang salah satunya berupa pengajian agar dapat tumbuh baik baik dan tidak kosong. Mengakhiri sambutannya, Bapak Muhamad Fauzan Haryadi, S.H., M.H. berharap apa yang nantinya akan disampaikan oleh ustadz dalam tausiah, dapat dijadikan bekal bagi seluruh keluarga besar Pengadilan Negeri Painan dalam melaksanakan kegiatan dan kehidupan sehari-hari.

            Setelah sambutan dari Ketua Pengadilan Negeri Painan, kegiatan pengajian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustadz Musliadi. Tausiah yang disampaikan oleh Ustadz mengambil tema tentang shalat dan keutamannya. Salah satu keutamaan shalat yang disampaikan dalam tausiah tersebut adalah mengenai keutamaan shalat subuh, yaitu disaksikan oleh malaikat. Hal ini sebagaimana yang disebutkan di dalam Q.S. Al Isra’ ayat 78 yang berbunyi:

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh tu disaksikan (oleh malaikat)”.

 

            Di akhir tausiah tersebut, kegiatan pengajian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Musliadi.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas